Minggu, 09 Oktober 2011

Naluri/Rasa manusia

Pendahuluan
Naluri adalah perasaan yang tersembunyi dalam hati dan akan muncul manakala ada sebuah perlambang atas suatu kejadian yang mungkin akan terjadi baik atas orang lain atau diri sendiri. Kadang hal itu timbul karena rasa was-was yang berlebihan dalam diri manusia sehingga mengalahkan logika dan rasionalnya sendiri.
Apalagi dijaman sekarang yang serba macam-macam persangian dalam hidup, timbul pula macam-macam prasangka,terkaan,alibi yang timbul dalam naluri manusia. Dengan alas an apapun itu hal demikian memang menjadi dilema dalam sifat dan tabiat manusia.untuk meredam semua itu maka biasakanlah selalu berserah kepada Alloh yang maha kuasa.
Dengan berserah diri pada Alloh maka naluri yang bermacam-macam jenisnya tadi akan luluh menjadi satu rasa yaitu “berfikir positif “. Hanya kadang manusia dengan ego yang dimiliki selalu me-nomersatu-kan perasaan yang kurang baik dibandingkan berfikir yang positif,mengapa selalu demikian?hanya kita sediri yang mengetahui jawabannya.
Sahabat semua, dengan kerendahan hati kami mengajak marilah kita belajar untuk selalu memberikan penilaian yang positif tentang apa yang akan kita ungkapkan dari dalam hati agar nantinya tidak timbul hal-hal yang kurang baik disebabkan naluri/ rasa kita jauh dari nilai yang positif, kekurangan memang selalu ada dalam diri manusia tapi alangkah lebih mulianya jika manusia bisa belajar dengan memperbaiki kekurangan itu sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Beberapa trik terhindar dari naluri/perasaan negative
• Mendekatkan diri kepada Alloh yang maha kuasa
• Memperbanyak dzikir
• Mengurangi rasa emosi dalam hati
• Meredam kemarahan yang over
• Memperbanyak amal sodakoh untuk orang miskin
• Memperbanyak silaturahmi dengan anak yatim piatu
• Dll
Itu hanya sedikit dari sekian banyak yang belum kami utarakan,semuanya sangat perlu untuk dilakukan jika memang kita benar-benar mau berbenah diri untuk kebaikan naluri/rasa kita.
Demikian semoga berguna bagi pembaca semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar