Selasa, 11 Oktober 2011

Budaya kesopanan yang memudar

Di jaman sekarang banyak kita jumpai perilaku dan sikap generasi muda yang sangt jauh dan lupa akan identitasnya sebagai bagian dari sebuah kultur jawa yang memegang teguh sikap sopan santun tata karma dalam kehidupan sehari-hari.
Etika sopan-santun yang selama ini terermin dalam kehidupan tradisi jawa seakan dipandang sebelah mata oleh generasi kita, mereka cenderung bersikap acuh dan kurang peduli dengan etika tersebut.
Bahasa jawa yang adiluhung sekarang hanya menjadi kenangan cerita tanpa makna jika kita tetap membiarkan generasi kita seperti keadaan sekarang tanpa mau bersikap dan bertindak untuk memperbaikinya.

- SIKAP SOPAN SANTUN KEPADA ORANG TUA
Dalam kehidupan sehari-hari terutama didaerah yang masih memegang tradisi kultur jawa,anak-anak dan generasi mudanya sudah jarang sekali ditemukan orang pembicaraan orang tua dengan anaknya yang memakai bahasa jawa halus seperti yang seharusnya.Justru sebaliknya kadang orang tua dianggap teman/ CS.sungguh amat memprihatinkan jika melihat keadaan dan kondisi saat sekarang ini
- SOPAN SANTUN KEPADA ORANG YANG LEBIH TUA
Sikap dan etika sopan santun/tatakrama kepada yang lebih tua juga sudah mengalami kelunturan dalam generasi sekarang,sikap sombong dan acuh “ merasa yang paling “ begitu menggejala dan menggerogoti nilai tatakrama kultur jawa generasi muda kita.
Kesimpulan
Para orang tua,pemuda-pemudi dang generasi sekarang marilah kita coba untuk merenung sejenak menyikapi permasalahan yang sopan santun/tatakrama yang terjadi dalam generasi sekarang ini,apa yang salah?dan kenapa bias demikian?
Semuanya kembali kepada kita semua,untuk itu pengetahuan dan pendidikan sopan santun/tatakrama memang begitu penting dari sejak kecil supaya terbiasa dengan kondisi memakai sopan santun dalam kehidupan nyata.
Jika memang terjadi kesalahan dalam generasi muda sekarang maka marilah kita berusaha untuk memperbaiki hal itu dengan segenap tenaga dan kemampuan sehingga tradisi kultur jawa/ “ unggah-ungguh” menjadi tetap lestari sampai kapanpun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar