Senin, 28 Mei 2012

Tawuran Pelajar

Bicara tentang kekerasan memang sangat meresahkan siapapun yang berperan didalamnya sangat membuat rasa aman dan nyaman menjadi kacau atau bahkan mencekam, dari sekian kejadian yang saya temui dan saksikan sendiri kekerasan yang amat saya anggap keterlaluan adalah tawuran dikalangan pelajar, mengapa?
1.     Pelajar yang sebenarnya akan menjadi tongkat estafet  untuk meneruskan tujuan dan cita-cita pendahulunya yang mugkin akan segera mengundurkan diri tetapi justru malah mengecewakan mereka karena perangai dan tingkah laku yang kurang baik,
2.    Pelajar yang sebetulnya di didik menjadi generasi yang mengetahui ilmu pengetahuan & teknologi yang nantinya akan memberikan sumbangsih untuk pembangunan bangsa dan Negara tapi dikotori dengan tindakan yang kurang terpuji,
Itu hanya sebagian kecil alasan kenapa mereka sangat mengecewakan dimata masyarakat sekarang,akan-kah hal ini semakin menjadi tradisi bagi pelajar-pelajar Indonesia?
Banyak kejadian tawuran antar pelajar terjadi dilingkungan kita,kita ambil contoh di depan POM BENSIN LEUWILIANG jika malam minggu banyak pelajar yang kumpul-kumpul habis pulang sekolah yang tujuan dan niatnya tidak lain hanya berakhir dengan tawuran,kedua belah pihak tidak segan-segan membawa senjata tajam yang mungkin sebelumnya telah disiapkan dari rumah, padahal lalu lintas pada saat terjadi tawuran kondisinya ramai tapi semua itu tidak menyurutkan niat mereka untuk saling pukul satu dengan yang lain.
Kami yang merupakan bagian dari masyarakat amat menyayangkan sekali tindakan itu,sehingga mau tidak mau kami dan masyarakat sekitar membubarkan mereka agar menjauh dari lingkungan kami,jika kebetulan ada aparat kepolisian maka kami tidak segan menyerahkan pelajar-pelajar itu untuk diberi teguran dan arahan.
Kami selaku masyarakat juga mengharapkan kepada aparat kepolisian setempat untuk selalu memantau sekitar lingkungan Leuwiliang dan sekitarnya agar dengan tegas membubarkan pelajar-pelajar yang sedang nongkrong dan berkerumun untuk disarankan segera pulang ke rumah masing-masing.
Kami juga mengharapkan kepada pihak sekolahan yang berada di lingkungan Leuwiliang dan sekitarnya paling tidak sesekali mengadakan operasi senjata tajam yang mungkin ada didalam tas mereka,kerjasama dan saling peduli adalah kunci untuk menekan adanya kejadian tawuran antar pelajar yang sangat meresahkan masyarakat,jangan sampai masyarakat bertindak arogan kepada pelajar-pelajar tersebut.
Adik pelajar ,kalian harapan orang tua,masyarakat,bangsa dan Negara.Jangan kamu sia-siakan waktumu yang berharga,belajarlah yang keras untuk dapat menggapai cita-cita dan memberikan yang terbaik bagi semuanya,yakinkan dihati kalian untuk satu tekad yaitu MENJADI MANUSIA YANG BERGUNA DAN BERMANFAAT  BAGI ORANG LAIN