Dalam kehidupan manusia sekarang banyak sekali tampak perihal budaya menyalahkan orang lain / meng-kambing-hitamkan orang untuk membenarkan tingkah laku kita yang mungkin justru yang bertindak salah.
Manusia sekarang lupa akan jati dirinya akan hakekatnya diciptakan dimuka bumi ini, berbagai hal selalu dilakukan dengan mengatasnamakan kebutuhan ekonomi/ untuk hidup (survive) sehingga kadang sampai mengorbankan orang lain demi kepentingan diri sendiri.
Agama tolak ukur yang efisien
Dengan sedikit gambaran diatas,kita bisa menyimpulkan sebenarnya yang amat berperan untuk menyikapi dan membentengi kejadian itu tak lain adalah " Agama" . Jika dari kecil ditanamkan nilai-nilai agama ke dalam hati manusia maka hal itu akan menjadi benteng yang kokoh untuk berusaha bersikap lebih arif dan bijaksana dalam urusan dunia
Meskipun jaman sekarang banyak hal-hal yang dapat mengikis nilai-nilai agama didalam hati akan tetapi setidaknya jika tertanam nilai agama sejak dini maka manusia tidak akan bertindak kebablasan/ terlalu jauh dalam menyikapi semuanya.
Kesimpulan
Kejadian menyalahkan orang lain marilah kita rubah dengan budaya mawas diri/ introspeksi diri.Meskipunhal itu bukan merupakan tindakan kita tapi janganlah sampai kita mempunyai pemikiran untuk menyalahkan/menyudutkan orang lain.
Justru dengan kearifan dan kebijaksanaan kita kadang kala orang akan menyadari tindakan salahnya dan pada akhirnya meminta maaf akan kelakuannya, tidak mudah memang bersikap demikian tapi kita akan mulai terbiasa jika berusaha untuk menyadari bahwa sikap seperti itu lebih mulia dibanding menyalahkan orang lain,kita makhluk yang sempurna dengan kesempurnaan itu mari kita berusaha bersikap arif dan bijaksana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar